foto gunung

Tehnik Melakukan Foto Landscape di Gunung

Sudah tidak asing lagi jika para pendaki gunung mengabadikan moment yang berkesan saat melakukan pendakiannya, mereka mengabadikan moment tersebut dengan berbagai cara salah satunya dengan cara melakukan foto dan merekam video. Memotret pemandangan di gunung pastinya memiliki tehnik yang berebeda dengan melakukan fotografi di kota yang berlatarkan gedung atau jalanan aspal. Bagi para pendaki melakukan hunting foto di gunung, dengan mode landscape paling direkomendasikan karena dapat menangkap semua bagian pemandangan gunung secara luas dan natural. Ingin kan, memiliki koleksi potret pribadi berbalut keindahan alam ciptaan yang maha Kuasa? Berikut ini 4 tips fotografi yang dikutipĀ https://betwin188.website/ landscape saat hiking di gunung supaya pendakianmu menjadi lebih menyenangkan

  1. Buat shot-list yang diincar

Sebelum mengawali perjalanan, buatlah list gambar yang telah direncanakan guna diambil. Kumpulan ini dapat dibuat dari daftar perjalanan semua pendaki sebelumnya yang telah menjangkau tempatdestinasi kalian. Misalnya kalian tidak hendak melewatkan momen potret sunset, atau berpose di landmark khas gunung tersebut. Selain susunan yang telah dibuat, pastinya cari pun spot istimewa yang sudahdikisahkan pendaki lain guna menjadi ilham kalian.

 

  1. Kamera siap sedia, kapanpun dan dimanapun

Pendakian ialah sebuah proses yang tidak singkat. Maka dari itu, pastilahtidak sedikit waktu yang dilewati dan momen yang sayang guna dilewatkan. Selain susunan yang tadi telah dibuat, persiapkan kamera kalian sepanjang pendakian. Bukan tidak barangkali kalian akan mengejar spot-spot baru temuan kalian, kan?

Di gunung, semua suasana mungkin terjadi. Bisa saja momen terbaikterdapat di pagi hari, dini hari, atau bahkan menjelang senja. Persiapkan diri kalian dan tidak jarang kali jeli dalam menyimak momen yang tepatguna memotret.

Di samping waktu, cuaca di gunung sulit pun sulit guna ditebak. Kondisi cuaca akan mengolah pencahayaan, yang mana urusan ini bakal memengaruhi kualitas gambar yang anda ambil. Terlebih di pegunungan dengan jenis medan yang berbeda-beda. Disarankan untuk memakai lensa 18-55mm atau lensa standar guna mempermudah mobilitas dan menemukan hasil yang maksimal.

  1. Bawa perangkat tambahan

Rata-rata kamera melulu mampu memungut sekitar 500 gambar denganmemakai satu baterai. Bagi mengantisipasi itu, persiapkan 1-2 baterai cadangan sampai-sampai tidak mesti bingung saat kehabisan baterai. Di samping itu, jarangnya asupan listrik di gunung pun harus anda akali dengan memenuhi penuh daya baterai kamera baik yang sedang digunakan maupun cadangan.

Di samping baterai, memory card cadangan juga disarankan untuk disiapkan. Kita tidak tahu berapa tidak sedikit gambar yang akan anda ambil sepanjang perjalanan. Belum lagi banyaknya percobaan potret yangmesti saya dan anda lakukan untuk menemukan hasil yang terbaik. Tentudiperlukan memori lebih guna menyimpan seluruh data itu. Kalianlumayan membawa 1 memory card berukuran diatas 4GB guna cadangannya.

 

  1. Perbanyak sharing dengan fotografer lain/Bertanya dengan yang ahlinya

Tidak melulu fotografer andal yang tahu seluk beluk teknik potret di pegunungan. Para guide yang sudah terbiasa naik turun gunung pun mempunyai empiris yang lumayan untuk memotret landscape di pegunungan. Akan lebih baik lagi andai mencari guide yang mengetahui soal fotografi. Beberapa guide mempunyai keterampilan untuk mengambil potret yang bagus juga, lho. Bukan tidak barangkali kamu dapat bertukar ilmu dengan mereka.

Penting untuk mengetahui teknik fotografi landscape di pegunungan. Bukan tidak barangkali berkat hasil potret yang kalian tangkap, justu menjadi ladang uang untuk kalian. Ingat, selain potret yang bagus, keselamatan diri sendiri pun penting guna diperhatikan. Selamat memotret!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *