8 Pertayaan Ini Akan Membuatmu Apa Yang Di Banggakan Terhadap Dirimu Sendiri?

8 Pertayaan Ini Akan Membuatmu Apa Yang Di Banggakan Terhadap Dirimu Sendiri?

Manusia ialah makhluk yang mempunyai sifat individual yang berarti bahwa antara orang yang satu dengan yang lainnya ada perbedaan baik tersebut perbedaan karakter, kemampuan, tujuan, kebiasaan, dan bahkan teknik pandang. Segala perbedaan tersebut menyebabkan pada perbedaan pencapaian hidup antara orang yang satu dengan lainnya. Pencapaian atau prestasi yang diraih tidak didapatkan dengan cuma-cuma, tetapi melalui serangkaian proses yang rumit dan lumayan panjang sampai-sampai mengorbankan sejumlah hal. Karena pengorbanan dan jerih payah yang telah dilaksanakan tersebut terkadang orang yang sukses akan sebuah tujuan merasa terlampau bangga terhadap dirinya sendiri. Berikut ialah hal-hal menurut Agen Sbobet Casino Terbaik dan Terpercaya Di Indonesia  yang dapat menjadi bahan refleksi diri untuk kita yang terlampau bangga atas diri dan pencapaian.

8 Pertayaan Ini Akan Membuatmu Apa Yang Di Banggakan Terhadap Dirimu Sendiri?
8 Pertayaan Ini Akan Membuatmu Apa Yang Di Banggakan Terhadap Dirimu Sendiri?

1. Siapa Saya?

Siapa saya? Dimana saya? Kenapa saya gunakan perban?

Ups! Pertanyaan di atas bukan laksana pertanyaan keadaan bingung yang ditanyakan seseorang yang amnesia sebab baru kemalangan seperti di film-film. Pertanyaan “Siapa saya?” secara sempit sangat gampang untuk dijawab, bermukim sebutkan nama, contohnya saya Robert, Helen, Asep, Juleha, atau siapapun nama kita. Tetapi secara luas dan mendalam, pertanyaan ini menuntut kita guna berkaca diri mengenai siapa sih diri kita sebetulnya di dunia ini hingga nyaris setiap hari membanggakan diri sendiri. Kedudukan anda hanyalah insan biasa, makhluk lemah dengan segala keterbatasan dan kekurangan.

Lantas, masih pantaskah kita guna berbangga diri?

2. Bagi Apa Saya Hidup?

Kita hidup di dunia ini tidak saja untuk menumpang makan, tidur, dan merepotkan orangtua loh! Hakikatnya masing-masing orang memiliki tujuan guna apa hidup di dunia yang semakin modern ini. Tapi apa destinasi itu? Ada pertanyaan: “Hidup guna makan, atau santap untuk hidup?” lantas pertanyaan “Gimana nanti, atau nanti gimana?” dan sebanyak pertanyaan membingungkan lainnya, tidak boleh sampai pilih “atau” ya!

Kita mesti sungguh-sungguh tahu guna apa anda hidup, bilapun telah tahu, maka mesti sering-sering bertanya begini untuk diri sendiri: “Jika destinasi hidup saya bukan guna berbangga diri, mengapa saya masih melakukannya?”

3. Orang Baikkah Saya?

Pertanyaan ini memiliki dua jawaban, yaitu: “Ya” dan “Tidak” serta punya dua dalil pula yang beranak-pinak menjadi puluhan dalil lain yang intinya sama saja. Alasan orang yang memandang dirinya baik ialah karena tindakan dan kelaziman yang tidak jarang dia kerjakan lebih tidak sedikit hal baik dan positifnya sampai-sampai tanpa terasa justeru meremehkan dan memandang orang beda tidak atau tidak cukup baik. Demikian sebab ukuran baik dan buruknya bukan ukuran dari nilai-nilai di masyarakat, namun ukuran kelaziman dan tindakan yang dia kerjakan sendiri. Sedangkan orang yang memandang dirinya buruk ialah karena minder dan merasa diri tidak dapat melakukan tindakan atau kelaziman baik, sampai-sampai sering bilang “Aku mah apa atuh?” Dan dari keminderan tersebut, justeru orang yang terkaitjadi terlampau memaklumi diri sendiri sehingga memblokir diri terhadap evolusi ke arah lebih baik.

Tapi, yang perlu anda ingat kembali, orang baik tersebut tidak berbangga diri, kan? Dan orang buruk tidak punya waktu guna berbangga diri karena hidupnya sarat usaha untuk menciptakan diri menjadi “baik.” Betul?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *